“Milliaran Manusia Lenyap Tiba Tiba Diseluruh Dunia”
Demikianlah kira kira topik utama yang akan bermunculan dimedia massa.
Baca dulu ini . . .
Penjelasan dari para pemimpin negara, para tokoh di PBB dan Masyarakat Eropa akan mewarnai berita berita dimedia massa Radio, TV, Internet, Blackberry, Ipod, Ipad tentang menghilangnya milyaran manusia dari planit bumi ini. Peristiwa supranatural yang akan menggoncangkan penghuni planit bumi yang tertinggal.
Skenario dadakan ini, apakah akan menjadi kenyataan atau suatu utopia; jawabannya bukan lagi berurusan dengan akal, melainkan semata mata dengan keyakinan iman.
Masalahnya berkisar pada percaya atau tidak percaya. Bukan lagi dengan ratio melainkan mempercayai wahyu (pernyataan) yang ditulis Alkitab. Mulai dari sini kita bergumul dengan kata ‘Iman’. Apa itu iman ?
Iman adalah substansi dari perkara yang diharapkan dan bukti dari perkara yang tidak terlihat.
Ibr. 11:1 Adapun iman itulah percaya yang sungguh akan hal perkara-perkara yang diharapkan, dan keyakinan akan hal perkara-perkara yang tiada kelihatan. TL
Salah satu contoh peristiwa supranatural yang telah terjadi dimasa lampau dan tidak akan terulang kembali yaitu dunia pada zaman antediluvian musna oleh banjir besar meliputi seluruh permukaan bumi. Bencana Air Bah pada zaman nabi Nuh, dicatat dikitab Kejadian pasal 6,7 (Gen 6,7).
Note:
Kalau anda memakai fasilitas web search engine – www.google.com- ketiklah kata ‘noah flood’, anda akan menemukan entry points sepuluh juta lebih. Luar biasa banyaknya pembahasan yang dipublikasi tentang banjir besar Nuh.
Pada zamannya Nuh banyak orang tidak percaya akan datangnya malapetaka banjir raksasa. Hujan lebat belum pernah mereka lihat selama mereka hidup, karena yang membasahi bumi pada zaman itu adalah kabut yang naik keatas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan planit bumi – Gen 2:6. Mereka mentertawakan Nuh serta menolak ajakannya untuk bertobat dari perbuatan jahat mereka. Akhirnya yang tertawa itu semua binasa karena tidak percaya. Yang percaya dan masuk kebahtera hanya keluarga Nuh saja.
1 Peter 3:18-20 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 19 dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, 20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
Wahyu yang mendasari skenario dadakan
Janji dari Tuhan Yesus sendiri yang dicatat oleh Yohannes – Yoh.14:1-3
John 14:1-3 Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
Wahyu yang dibukakan kepada rasul Paulus, ditulis dan dikirimkan pada Jemaat di Tesalonika – 1Tes. 4:13-17;
1 Thessalonians 4:13-17 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. 14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. 15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. 16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; 17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
dan kepada orang orang kudus di Korintus – 1Kor.15:51-57:
1 Corinthians 15:51-54 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, 52 dalam sekejap mata [mendadak] pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. 53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. 54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan.
Mengapa milliaran orang
Dengan asumsi bahwa yang menerima karya Penebusan Kristus dan mengaku percaya bahwa Yesus Tuhan telah mencapai ratusan juta manusia sejak zaman lahirnya Ekklesia (Ras Manusia Baru didalam Kristus), maka probabilitas dari segi jumlah bukanlah suatu hal yang mustahil dari mereka yang dibangkitkan dari 2000 tahun yang lampau bergabung dengan yang hidup dalam pengangkatan bersama. Mungkin beberapa milyar manusia.
Peristiwa hilangnya banyak orang beserta anak/remaja dibawah umur secara mendadak memang belum pernah terjadi sepanjang sejarah umat manusia . Hal ini tidak berarti bahwa peristiwa supranatural yang akan datang itu sesuatu yang mustahil.
Ada beberapa contoh mini yang dicatat di Alkitab sebagai gambaran yang akan terjadi:
- Orang mati dihidupkan lagi; seorang gadis (Mat.9:24-25), seorang pemuda (Luk.7:14-15), seorang lelaki bernama Lazarus (Joh.11:1-44).
- Orang hidup lenyap tanpa melalui kematian; Henokh (Gen.5:24; Heb.11:5-6) dan nabi Elia (2King 2:10-11)
Ada statement yang pernah keluar dari mulut Yesus – Joh.11:25-26;dan belum pernah diucapkan oleh manusia lain yang pernah hidup dibawah kolong langit. Nilai perkataanNya tidak ada taranya diseluruh penjuru peradaban manusia;
Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati (kebangkitan Lazarus sebagai bukti), dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku (saat IA turun dari sorga menjemput), tidak akan mati selama-lamanya (pengharapan orang yang telah ditebus). Percayakah engkau akan hal ini?”
Kalau kita renungkan konteksnya dimana ayat diatas ditulis, maka seluruh episode yang dicatat tentang keluarga Lazarus difokuskan kepada ayat emasitu.
Bagi anda yang kenal dengan “pengakuan iman rasuli”, tentu anda masih ingat alinea : ‘dari sana IA akan datang kembali untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati’. Dari sana artinya dari sorga, dari awan awan. Mungkin anda berpikir bagaimana mereka yang hidup dibelahan bumi yang lain ?
Menggelitik ungkapan Yesus di Injil Lukas 17:34-36.
Itu berarti terjadi pada waktu orang lagi bekerja diladang (siang hari) dan tidur ditempat tidur (malam hari). Belahan bumi yang satu sedang siang hari dan belahan yang lain sedang malam hari. Pengangkatan yang mendadak.
Mengapa Ras Manusia Baru harus dibawa keluar dari planit bumi ?
Karena dunia akan memasuki masa sengsara luar biasa hebatnya.
Sama seperti nabi Nuh yang diselamatkan lewat bahtera sebelum bencana air bah; sama seperti keluarga Lot yang dibawa keluar dari kota Sodom/ Gomora sebelum hujan api; demikian juga Tuhan sendiri akan membawa umat tebusanNya keluar sebelum masa sengsara dashyat menerkam penghuni planit bumi. Luke 17:26-30
Mari kita pakai nalar (common sense) sebentar. Setiap tahun penimbunanan persenjataan malahan makin meningkat. Apakah belanja negara untuk persenjataan dinegara negara kawasan Timur Tengah makin berkurang ? Apakah perdamaian antar bangsa cenderung menurun setelah Perang Dunia I, Perang Dunia II dengan berdirinya institusi PBB ?
Silahkan anda periksa berita terkini dibeberapa situs:
http://www.prophecynewswatch.com/
http://www.arewelivinginthelastdays.com/events.htm
Umat manusia berDOSA walaupun dididik dengan susah payah, diajari untuk hidup berbudaya tetap saja berkelahi, saling menghujat dan bermusuhan. Alasan mikro, self defence, demi kehormatan/ nama baik, demi keluarga, demi marga, demi kalangan sendiri. Secara makro – demi keamanan territorial,demi mempertahankan negara, supaya kedaulatan dan keselamatan bangsa terjamin. Alasan yang masuk diakal.
Lalu Apa ?
Bagaimana kita akan lolos dari masa sengsara hebat seperti yang tertulis di kitab Wahyu mulai pasal enam kalau kita mengabaikan keselamatan yang begitu besar dalam Kristus Yesus. Apakah Anda sudah ‘masuk’ dan berada ‘didalam‘ bahtera Kristus ?
Bukan menjadi anggota gereja tertentu, ikut aliran ini, memeluk agama itu, ber KTP dengan berpredikat agama anu. Bukan pula hidup saleh dan bukan berbuat kebaikan bagi sesamanya walaupun itu penting. Hidup saleh tidak membuahkan keselamatan, melainkan buah buah hasil pertobatan, meninggalkan hidup lama dan mengenakan hidup baru ‘didalam‘ Tuhan Yesus Kristus.
Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua mengandung dua peristiwa.
Mari kita mengkontraskan dengan dua pararelism dibawah. Kalau kita perhatikan dengan seksama, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kedatangan Tuhan yang kedua itu ternyata mengandung dua events ( kejadian) yang dipisahkan oleh kurun waktu sekitar paling sedikit 7 tahun. Kurun waktu itu dikenal dengan sebutan masa sengsara Yakub (bangsa Yahudi), dimana kalau tidak disingkat waktunya, tidak ada yang akan selamat dari umat pilihanNya. Angka 7 berasal dari kitab Daniel 9:24-27.
| Anak Manusia | Tuhan sendiri akan turun dari sorga |
| Tanda tanda diangkasa | Tak ada tanda tanda diangkasa |
| Penghakiman | Tak ada penghakiman |
| Instruksi untuk lari menyelamatkan diri | Tak ada instruksi untuk lari |
| Peringatan bahaya tentang Antikristus | Antikristus tidak terlihat |
| Kristus (=Mesias) datang keplanit bumi | Meyongsong Tuhan diangkasa |
| Semua bangsa bangsa akan meratap | Tidak ada ratapan |
| Tidak disebut kebangkitan | Yang mati ‘dalam’ Kristus bangkit duluan |
| 2 kelompok ras manusia – bangsa Yahudi dan bangsa bangsa Kafir | 2 kelompok ras manusia baru – mereka yang mati ‘dalam’ Kristus dan yang masih hidup. |
| Malaikat meniup sangkakala | Sangkakala Allah berbunyi |
| Para malaikat mengumpulkan umat pilihanNya | Kristus sendiri mengumpulkan umat tebusanNya |
| Sisanya memasuki pengadilan bangsa bangsa – Mat 25: 31-46 | Sisanya, ‘diluar’ Kristus tertinggal memasuki masa sengsara hebat. |
| Kelegaan bagi yang lolos dan boleh masuk kerajaan 1000 tahun | Kelegaan bagi yang dibawa pada pengangkatan |
| Proses waktu | Pendadakan |
| Periode sengsara sangat hebat | Momentum sukacita luar biasa |
Banyak tafsiran dan interpretasi yang ditulis dan dipublikasikan tentang eschatology (pengajaran tentang akhir zaman), seperti pre-, mid-, post tribulation, a-millinnium dan sebagainya. Namun penulis percaya bahwa dari segi probabilitas, pretribulation menduduki voting yang paling banyak dari kaum kolot ‘Injili/ Pemberita Kabar Baik’ (Evangelical).

Kisah nyata sebagai analogi
Penduduk dikota Johnstown, Pennsylvania diberikan nasihat pada abad 20 yang lalu ketika sebuah tim mahasiswa sipil menganjurkan mereka untuk pindah secepatnya. Pasalnya bendungan dilokasi bersebelahan dengan tempat pemukiman mereka, aliran airnya bertambah keruh. Berarti telah terjadi erosi jauh dibawah, didalam tubuh bangunan dam tersebut. Bendungan diprediksi akan runtuh. Kapan waktunya tidak dapat dihitung secara matematis. Sekelompok penduduk memilih tetap tinggal dengan alasan: ” Ah, orang orang muda yang sok pinter. Mereka mana tahu apa yang mereka omongkan. Bendungan ini sudah berdiri puluhan tahun dan sampai sekarang tetap OK.”
Sekian waktu lewat dan hujan lebat turun beberapa hari didaerah hulu. Pemerintahan daerah mengirimkan tim insinyur untuk mengecheck. Tim segera menemukan retakan disebelah bawah bendungan, serta merta mereka turun menyelamatkan diri sambil berseru-seru: ” Banjir bandang segera datang, lari… lari…lari…!”.
Sekian menit terlewatkan, sekonyong konyong terdengar suara gemuruh luar biasa dan jutaan gallon air bercampur lumpur menyapu ratusan jiwa. Mereka binasa karena tidak percaya.
Saudara pembaca yang budiman, artikel ini ditulis dengan maksud supaya anda lolos dari masa sengsara hebat yang akan terjadi tidak lama lagi. Berapa lama? Mungkin pada masa kita masih hidup? Dibandingkan kejadian ditanah air; peristiwa Mei 98 di Jawa, Tsunami menerjang Aceh di Sumatra (Des. 2004). Bandingannya seperti semut dengan gajah. Sampai sampai disebutkan bahwa mereka yang hidup dimasa sengsara itu mau bunuh diri sekalipun tidak bisa. Wah.9:6.
Revelation 9:6 Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.
Mengantisipasi dan merindukan kedatanganNya
Bagi anda yang akrab dengan komputer serta memiliki Bible software King James Version, manfaatkan fasilitas Find/Search untuk melacak ayat ayat yang memuat kata kata waiting, looking, watch, appear, appearing dalam konteks mengantisipasi kedatangan Tuhan.
Anda akan menemukan bahwa bobot tulisan surat surat Paulus kepada RMB menekankan hidup kudus, berfungsi sebagai ‘garam’ dan ‘terang’ sambil mengarahkan pengharapannya keatas, bukan berorientasi kebawah. Titus 2:11-14.
Titus 2:11-14 Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. 12 Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keingina duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini 13 dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, 14 yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.
Adalah hak Anda untuk tidak mempercayai skenario dadakan ini.
Namun paling tidak kemungkinan apa yang akan terjadi telah ditulis di Alkitab ribuan tahun yang lalu. Melalui layar TV, surat kabar kita tahu apa yang sedang terjadi diseluruh dunia (perang antar etnis, trend bencana alam yang makin meningkat) seperti yang dicatat di Matius pasal 24. Khususnya dikawasan Timur Tengah (Israel dan sekitarnya) sedang berlangsung penggenapan nubuatan di Perjanjian Lama. Sejarah manusia sedang menuju klimaks. Kejadian dan peristiwa didepan mata kita sehubungan dengan bangsa Yahudi, kota Yerusalem dan Tanah Perjanjian. Negara Israel adalah ‘time clock’ nya planit bumi. Silahkan anda mengechek berita beritanya setiap hari disini.
Bagi anda yang masih ‘diluar’ Kristus penulis menghimbau perkenankanlah diri anda diperdamaikan dengan Allah melalui Tuhan Yesus yang telah mati menggantikan anda.
Tanpa Juruslamat, anda menuju kepengadilan Tahta Putih. Keputusan-keputusannya amat mengerikan dan sungguh dashyat nasibnya – kekal selama lamanya . . .
Revelation 20:11-14 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. 12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. 13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. 14Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.Revelation 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”
Penulis tidak tahu kapan skenario dadakan itu akan terjdi. Bisa saat anda sedang baca tulisan ini? Barangkali hari esok, minggu depan, bulan mendatang? Mungkin tahun ini 2012? Mungkin tahun depankah ? Puluhan tahun barangkali?
Penulis tidak tahu. Dari Firman Tuhan hanya dikatakan berjaga jagalah, karena kedatanganNya seperti pencuri diwaktu malam (ada unsur dadakan).
Time is running out ! Don’t perish with the world ! May it be that your choice will be unto a living hope.
Bagi anda yang sudah ‘didalam’ Yesus, berdirilah teguh, eratkan ikat pinggang, sambil memfokuskan pandangan kepada Dia;
Heb 12:2 Looking unto Jesus the author and finisher of our faith; who for the joy that was set before him endured the cross, despising the shame, and is set down at the right hand of the throne of God.Hebrews 12:2 serta memandang kepada Yesus, yang mengadakan dan menyempurnakan iman. Maka Ia pun, karena kesukaan yang menanti Dia sudah menderita sengsara salib dengan tiada mengindahkan malunya, lalu duduk di sebelah kanan arasy Allah. (Terjemahan Lama)
Maranatha.




